Feeds:
Posts
Comments

“Aku bapaling”

judul pada tulisan ini “aku bapaling”, mengingat telah lama blog ini tidak terisi. bukannya aku kehabisan cerita dan pengalaman untuk di curahkan di blog ini, bukan pula aku tidak dapat merangkai baris perbaris kalimat.

tetapi entah kenapa, hanya sekedar untuk membuka blog sendiri, kok rasanya agak sangat berat. ya… mungkin judul ini sangat tepat “aku bapaling”, judul yang menjadi penggambaran akan kondisi ku saat ini, yang sangat rindu dan ingin untuk menulis lagi.

11 November 2007, hari yang mengesankan buatku dan teman2 karena pada hari ini, di Tettnang diselenggarakan suatu bazar dan perayaan, kegiatan ini dilaksanakan oleh pihak Tüv Süd Tettnang, kegiatannya meriah, dilaksanakan di Stadt Zentrum kota Tettnang, kebetulan tahun ini bertepatan dengan hari minggu, jadi kami bisa mengikuti kegiatan ini,

banyak yang menarik di acara ini, antara lain ada pameran mobil yang di jual, berbagai macam mobil dari jenis renault, Audi, mazda, VW, dan sebagainya. serta terdapat banyak jajanan “dadakan” yang dijual disana, dan aku sempat mencicipi boog-bong khas sini, enak….. :-)

yang paling menarik dan berkesan buatku adalah adanya Lomba “klein wagen”, dimana pesertanya harus berlomba mencapai finish dengan mengendarai sebuah mobil kecil, ya… dibagi kedalam beberapa putaran, dan masing-masing putaran diikuti oleh 2 peserta. dan… kesannya.. adalah,, aku mengikuti kegiatan ini. rasanya sayang kalau harus merayakan kegiatan ini hanya dengan menonton. ya.. aku putuskan untuk mendaftarkan diri, aku dan Andreas akhirnya ikut. dengan memakai helm, nomor punggung dan peralatan safety lainnnya kami berbaur dengan peserta lain. he3x :-) ternyata asyik juga berada diatas mobil kecil untuk dipacu. ya… seperti lomba gokart, hanya bedanya, kalo mobil yang ini tak menggunakan motor sebagai penggeraknya, tapi hanya mengandalkan turunan tajam untuk meluncurkan mobil ini. lumayan menantang, dan dibutuhkan strategi. — strategi menyalip dan mendorong lawan. :-)

Hari Minggu yang mengesankan.

Liburan di Austria

Liburan Musim Gugur di Austria 

Minggu ini memasuki minggu ke 4 kami berada di Jerman, dan minggu ini pula kami mendapat liburan untuk pertama kalinya. ya… disini pada pengakhir musim para pelajar di liburkan, dan kali ini adalah liburan musim gugur (herbst ferien), dan yang membahagiakan hati saya adalah pada liburan ini kami berkesempatan untuk melakukan perjalanan dan camping di Austria. Ya… kedengarannya jauh.. kerana beda negara, tapi sebenarnya hanya ditempuh dalam waktu sekitar 3 jam perjalanan.

Hari sabtu kami berangkat dari tempat tinggal di Tettnang menuju Brenze (perbatasan) dalam jangka waktu kira-kira 25 menit. dan dari perbatasan kami memulai perjalanan di Austria menuju ke pegunungan.

Sekitar pukul 16.00 kami tiba di pegunungan di Austria, kami menuju sebuah pondok (hütte), kesan saya…, pondoknya nyaman.., dengan bangunan yang berbahan kayu, dengan 3 lantai, lantai 1 ada ruang pertemuan keluarga, dapur, kamar mandi. sedangkan dilantai 2 terdapat 3 kamar tidur, 1 untuk saya dan teman-teman cowok, satu untuk ibu dosen kami, dan yang satu lagi untuk anak-anak. dan lantai 3 kamar untuk dosen yang laki-laki.

di lantai 1 terdapat tungku perapian yang terhubung dengan ruang pertemuan keluarga, sehingga ruangan ini merupakan ruang favourite untuk kami, disamping karena kehangatannya, ukuran pun lebih besar dari ruangan yang lain. sungguh nyaman dan menyenangkan.

 

Harmonisasi yang begitu indah berhasil di ungkapkan dalam Rainforest Festival 2007, suatu bentuk akulturasi menghasilkan  nada yang menawan antara Sampe (alat musik traditional masyarakat Dayak) dengan alat musik modern gitar dan keyboard. sungguh menarik untuk didengar.

Alat musik yang kian lama kian tergeser tempatnya dihati “anak-anak Kalimantan”, ternyata memiliki keindahan tersendiri.

Go to Deutschland

Alhamdulillah hari ini, kami akhirnya berangkat juga ke negerinya Michael Ballack, oliver kahn und klinnsman. setelah menyelesaikan urusan adminitrasi di Indonesia, kami akhirnya berangkat juga sesuai dengan jadwal yang telah di tentukan, hari ini tanggal 30 September 2007. 4 hari lalu aku kembali ke Malang, setelah pamit dulu ke kampung halaman di banuanta sanggam kabupaten Berau, pamit sama ortu dan keluarga.

Diatas mihrab cinta

Diatas Mihrab Cinta, aku dapat yang judul ini dari teman, Si Andrew anak jakarta,

terdiri dari 3 judul : – Takbir Cinta Zahrana

- Diatas Mihrab Cinta (bersambung)

- Mahkota Cinta

- Takbir Cinta Zahrana, menceritakan seorang dosen di sebuah universitas swasta , masalah yang menimpa zahrana cukup pelik, hingga umur nya yang diatas kepala tiga, dia belum juga mendapatkan seorang teman sejati dalam hidupnya. ada sih beberapa orang yang pernah meminangnya namun ditolaknya. hingga akhirnya dengan kesungguhan hatinya akhirnya dia dapat dianugrahi seorang pendamping hidup yang tak disangka2 (antum pasti terkejut dengan siapa dia menikah).

Older Posts »