Sariman,
. Nama yang ngga asing bagi kita, hem.. Kira2 kalau disebut namanya pikiran kita akan tertuju pada sosok primata dengan tingkah lucu yang menjadi hiburan bagi anak-anak hingga orang dewasa. Tok..tok..tok sariman pergi kepasar., tok.tok.tok Sariman naik sepeda motor, tok.tok.tok sariman membawa gerobak. Dengan diiringi bunyi pukulan gendang kecil, seekor monyet berlenggak lenggok menirukan gaya yang dinarasikan sang dalang.
Kesenian Topeng Monyet, ya itu lah dia. Mungkin bagi sebagian besar orang sudah tidak asing lagi mendengar jenis hiburan ini, tetapi menariknya, di daerah berau ini sudah mulai banyak hiburan topeng monyet bermunculan. Saat ini saya tidak sedang membahas tentang hakikat dari hiburan ini, tetapi prospek bisnis dari hiburan ini di Berau. Saat saya sedang bersantai di taman cendana yang ada di kota Tanjung Redeb-Berau, mata saya tertuju pada keramaian orang-orang pengunjung taman yang sedang melihat atraksi topeng monyet. Menariknya ‘saweran’ yang diberikan orang-orang disini cukup mengejutkan, minimal mereka ‘menyawer’ dengan nilai paling rendah Rp.1000,- kebanyakan ada yang memberikan 2000, 5000, bahkan 10.000. Wow, ini saweran yang fantastis bagi saya. Dengan tiap hari mengadakan pertunjukan, bisa kita bayangkan penghasilan yang mereka dapatkan perharinya. Maka saya boleh katakan “Prospek di bisnis hiburan ini cukup Menjanjikan”
![]()

Bisnis “Sariman” yang menjanjikan di Berau
August 15, 2011 by asranibanua
Advertisement




